Tips Memilih Kaca Patri

Seiring dengan mulai berkembangnya kembali seni arsitektur bangunan, utamanya yang menggunakan kaca hias, reputasi kaca-kaca seperti misalnya kaca patri pun ikut naik. Kelebihannya terletak pada disain dan perpaduan warna. Apapun gaya bangunan Anda, dua unsur tersebut harus melengkapi satu sama lain. Selain unggul dari segi estetis, kerajinan kaca ini juga terkenal awet karena rangkanya yang kuat.

Jika Anda ingin menggunakan kaca patri, berikut adalah beberapa tips yang dapat memilih kaca hias tersebut sebelum Anda memutuskan membeli:

  1. Sesuaikan motif dan warna kaca patri dengan gaya dan lokasi bangunan. Ketidak sesuain pada salah satunya dapat mengurangi kesan estetis yang diharapkan.
  1. Pilih  kaca pati berwarna cerah, karena warna cerah dapat menimbulkan semangat dan suka cita. Warna-warna redup dan sendu sebaiknya dihindari.
  2. Pastikan kaca patri yang akan Anda beli terbuat dari bahan khusus, bukan kaca biasa. Berpermukaan cacat (stained) sehingga dapat menimbulkan the dancing light
  3. Akan lebih baik bila kaca patri dibuat dengan sistem triplon glass, yaitu kaca patri dilindungi oleh 2 lembar kaca polos, menggunakan swiggle seal pada sekelilingnya, bukan silikon biasa. Dengan demikian, kaca patri menjadi awet, tidak bocor, lebih hemat energi, tidak memakan banyak biaya perawatan dan dapat meredam kebisingan.
  4. Rangka panil kaca patri harus kuat. Setiap titik solder harus hitam pekat merata dengan rangkanya. Dua hal ini penting agar kaca patri agar dapat bertahan dalam kurun waktu yang panjang.
  5. Pertimbangkan nilai seni dan keindahannya. Ingat, Anda akan mengeluarkan uang untuk sesuatu yang tidak murah. Jangan sampai Anda tidak dapat menikmati kehadiran kaca patri tersebut di rumah Anda.